Serunya dimadu oleh Kathmandu! #Part2

Peta Nepal

“Ke Kathmandu, Mungkin Kamu Akan Bersyukur Betapa Indahnya Indonesia!”

Setelah dikisah selanjutnya kamu mendapatkan gambaran untuk di Kota Kathmandu, bagaimana? Tidak dapat dipungkiri lagi, Indonesia adalah negara yang sangat indah, bukan? Dari sabang sampai marauke, bisa dicari apapun yang kamu mau. Pantai, Gunung, Laut melimpah, makanan murah, sudahlah, Indonesia Juaranya! Idealisme saya untuk hanya menjelajah nusantara ditahun pun sirna. Bukan labil, namun Bukankah seorang pejalan harus bersikap open minded? Lalu mampu beradaptasi dan menerima perbedaan yang ekstrim? Atau keluar dari comfort zone? Semua itu benar, bagaimana kita saja memahaminya.

Percayalah! Kalau kamu hanya di Indonesia tidak banyak perbedaan yang bisa dilihat. Menjadi foreigner (bule) di negara orang adalah bagian dari seninya perjalanan. Bertemu orang baru dengan latar belakang budaya, sosial, dan agama yang pastinya beda. Menjadi kaum minoritas dengan tampilan fisik berbeda membuat kita menghargai perbedaan sekaligus nambah rasa percaya diri. Jadi merasa paling cantik dan seksi karena warna kulit, dan hidung pesekku ini. Jauh berbeda dibandingkan mereka-mereka yang sebenernya lebih cantik dan lebih seksi!

Setelah penjelasan Nepal di halaman sebelumnya sudah dijelaskan bagaimana kota kathmandu. . banyak hal yang dapat kamu pertimbangkan lagi, supaya kamu lebih ingin pergi ke negara ini. Check it Out!

Kapan waktu yang tepat ke Nepal?



Kapan waktu terbaik untuk kamu ke Nepal? Nah ini sebetulnya informasi dari  semua orang, sekaligus penduduk sekitar. Untuk mendapatkan langit biru cerah dan matahari yang liar kamu dapat mengunjungi kunjungan Nepal di bulan Oktober-November. Di luar itu sama seperti saya di bulan Mei.. langit Nepal, terutama Kathmandu terlihat abu-abu. hmm

inilah musim yang terdapat di nepal

1. Fall (September – November): musim terbaik untuk trekking biasanya jatuh sekitar bulan September – November. Curah hujan yang kecil, langit yang cerah. musim ini menjadi Peak-season. Penginapan-penginapan cepat penuh dan harga-harga yang akan lumayan.

2.Spring (Maret – May): Musim terbaik dan Peak-season ke 2. Curah hujan yang kecil, sungai yang lagi deras-derasnya dan Bunga-bunga sedang bermekaran. Saya cenderung memilih musim ini!

3.Summer (June – Agustus) : Curah hujan saat musim ini cukup tinggi dan temperatur yang panas juga membuat trekking tidak begitu rekomen.

4.Winter (December – February) : Musim ini termasuk bagus dikarenakan langitnya yang cenderung cerah. Kekurangannya hanya satu yaitu suhunya paling dingin dibanding musim yang lainnya. Ada salju katanya lho di jalur trekking!

Bahasa yang digunakan para Nepali?
Bahasa memang adalah momok menakutkan jika kamu ke salah satu daerah atau negara yang kamu tuju. Bahasa Inggris adalah bahasa yang biasa digunakan masyarakat Nepal terutama di kawasan turis Thamel, Pokhara, dan sepanjang jalur trekking. Sektor pariwisata adalah penyumbang dana terbesar untuk devisa negara sama seperti Indonesia, wajar kalau warganya ramah terhadap turis. Mungkin perlu menjadi catatan tidak semua warganya bisa membaca atau menulis huruf latin, mereka terbiasa dengan huruf Devanagari. Mereka lancar berbicara Bahasa Inggris, belum tentu mereka pandai menulis latin.

Mata Uang dan Budget?



Selama di jakarta, saya sibuk mencari NPR, tidak ada dimana-mana. Saya check Kurs mata uang Nepal NPR di internet sekitar 125 rupiah. Paling fleksibel membawa $USD, Karena banyak money changer di kawasan turis Thamel dengan rate yang sama ditiap toko. Sebaiknya tidak menukar di bandara karena ratenya  rendah.
Besarnya budget atau biaya selama disana relatif. Semua itu dipengaruhi dari gaya traveling, durasi dan berapa lama kamu traveling, aktivitas apa saja yang dilakukan dan destinasi kemana saja.

Telepon dan Internet
Jika kamu adalah orang yang paling hobi berbagi namun ngga mau rugi, untuk kisah kamu lewat berbagi sosial media jangan takut. Nepal memiliki satu operator telekomunikasi N -Cell. Harganya 200NPR untuk perdananya, dan untuk harga pulsanya seharga dengan nominal pulsanya. Sinyalnya cukup cincai lah. Total pemakaian pulsa selama satu minggu tidak sampai 100 ribu rupiah. Koneksi internet mengandalkan wifi gratis yang tersebar di kawasan hotel Thamel atau homestay disepanjang desa selama trekking! (Keep Updated, Guys!)

Visa On Arrival (VOA) Nepal

Visa On Arrival (VOA) Nepal

Untuk ke Nepal, tidak perlu repot-repot mengurus Visa di kedutaan. Kita hanya harus membawa Pas photo (Ukuran 4×6) dan Paspor dengan masa expired minimal 6 bulan kedepan. Setelah mendarat di bandara Tribhuvan International Airport, turis semacam kita ini akan diarahkan untuk mengajukan visa on arrival. Persyaratannya hanya dengan mengisi form aplikasi yang tertera di mesin, lalu membayar ke kasir. menyerahkan foto latar belakang putih dua lembar (ukuran pasport) dan Membayar uang 25 USD untuk 15 hari atau 40 USD untuk 30 hari

Canggih bukan?

Harga tiketnya & Pesawat? 

Nepal
Airasia X menuju Kathmandu

Harga tiket penerbangan Airasia X JKT-KL 250k (promo), KL-Kathamandu PP normalnya 1-2 Juta rupiah, seharusnya untuk Low Cost Carrier  lebih murah. Tapi karena waktu keberangkatan sudah dekat harga tiket tinggi maka harga lumayan. Untuk tiket bus dari Thamel menuju Pokhara sekitar 700-1000NPR.

Makanan
Harga makanan di Nepal relatif murah, hampir sama dengan Indonesia. Namun  rasa kare yang terlalu kuat tidak cocok di lidah dan perut saya. Salahnya, makanan lokal di nepal tidaklah seenak makanan bule. Dan belagunya, saya lebih memilih untuk makan makanan bule. Harga Makanan bisa dibilang sedikit lebih mahal sebagai contoh Sup Ayam + Nasi dibandrol antara  range harga 200 – 350 NPR tergantung ketinggian Semakin tinggi harga makanan pun semakin mahal. Menu dan harga makanan di setiap penginapan hampir sama bahkan sama persis. Barangkali hal ini sudah dibuat standar oleh pemerintah. Masalah halal atau tidak, menu makanan vegetarian bisa jadi pilihanmu. Saya menemukan resto Jepang terenak selama di Pokhara. nama restonya “Fujiyama”. Bersertifikat Lulus dari Jepang. Pesan terpatri dari saya adalah Jangan lupa untuk membawa makanan instant dari Indonesia seperti: Rendang, mie instant, abon dan beragam camilan serta Minuman rasa. Makanan adalah hal yang sangat terasa membuang uang saat traveling. Pandai-pandailah mengatur uang!

Akomodasi?

Salah satu contoh penginapan di Ulleri.

Kebetulan saya tidak termasuk orang yang rempong dalam memilih tempat tinggal. sewaktu saya sampai di Thamel saya dapat Dorm di Hotel Shangri-la dengan harga $10. dan di Pokhara $9. Mungkin jika saya lebih jeli lagi, saya akan dapat lebih murah. Kemudahan makanan dan akomodasi inilah yang membuat trekking di Kawasan Annapurna ini semakin menyenangkan. Tidur diatas kasur dengan selimut tebal, Makan pagi dengan pancake ataupun pizza bahkan koneksi wifi yang cukup lumayan. Selama trekking, harga penginapan super murah cuma 100 – 300 NPR atau 15,000 – 30,000 rupiah!!! tapi itu tidak termasuk wifi, air hangat dan listrik untuk charge HP (beberapa lodge listrik gratis). Cukup menabah 100-200 NPR lagi untuk menikmati fasilitas tambahan itu. Saya bahkan dapat penginapan gratis, namun hanya bayar breakfast & Dinner.

Wara-Wiri disana naik apa?

Pokhara, adalah tempat persinggahan para pendaki untuk menuju Annapurna Base Camp dan gunung-gunung lainnya. Pendakian Annapurna Base camp dimulai dari beberapa kota disekitar Pokhara, Nayapul. Bandara internasional hanya ada di Kathmandu. jadi, kamu perlu transportasi dari Kathmandu ke Pokhara. pilihan transportasi dari Kathmandu ke Pokhara mulai dari Pesawat, Mini bus, Bus Lokal dan Bus Turis. Kebanyakan turis biasanya memilih Bus turis seharga 800-1000 NPR yang Posisi pemberhentiannya dekat dengan Thamel (daerah pusat turis) dan bisa ditempuh dengan jalan kaki. Bus Turis berangkat setiap hari jam 7.30 pagi dan tiket bisa di beli di hotel masing-masing atau di Travel agent. Untuk transportasi kota taxi dan becak bisa jadi pilihan. Pengalaman kemarin selama di kota saya menyewa city car dengan harga lumayan $35.

Jika kamu ingin Trekking ke Annapurna/Poon Hill, kamu dapat melihat barang bawaan apa saja yang harus dibawa untuk Trekking ini :

Perlengkapan dan barang bawaan :

Perlengkapan utama yang harus dibawa adalah Sepatu Trekking, Tas, Jacket hangat, Jas Hujan, senter dan Pakaian selengkapnya namun secukupnya. Perlengkapan lain ,seperti Sleeping bag, wajib. (Saya memakai Sleeping bag ini, disertai selimut tebal. Tujuannya agar makin hangat) Untuk yang tidak punya Tas dan Jacket dapat menyewa dari Kathmandu/Pokhara meskipun kualitasnya KW tapi lumayan laaah daripada kamu tidak membawa sama sekali. Lebih bagus memang bawa dari Indonesia agar lebih kece. Harga sewa berkisar 200-250 NPR/hari. Berikut barang bawaaan saya yang saya gunakan selama saya di Nepal :
Perlengkapan
Jumlah
Perlengkapan
Jumlah
Perlengkapan
Jumlah
Celana panjang1celana panjang1Jas hujan1
Celana pendek1kaos cepat kering5kaos kaki3
Baju lengan panjang2jaket1 Carrier 30L 1
Pakaian dalam10  Gopro / Tongsis1Sunblock1
Tas Kecil1Topi1After Sun1
Kamera Mirrorless 1jam tangan1 Rain Cover 1
Kupluk1 Makanan instant ~Batere AAA3
Buff1  Kecap, Saos,1odol/sabun/sampo1
Sarung tangan1 Vacum bag (Agar baju rapih) 3 Kunciran rambut 1
handuk Portable 3 Copy of Document Passpor 4Sendal1
Bantal1Photo Ukuran Pasport6
kaca mata1Passport1Trash bag3
power bank1Dompet anti air1 Peta Annapurna 1
Kabel kabel3Pulpen1 Peta Kota Kath
1
Head lamp
 Botol minum1Uang$500
Tempat makan 1200 myr
Sendok + garpu1500 idr

 

Persiapan Fisik

Persiapan semuanya sudah siap. tak ada artinya, jika persiapan fisik Belum. Karena Ini yang paling utama yaitu persiapan fisik. Meskipun trekking di Poon hill  terbilang aman tapi tetap saja kita harus mendaki sampai diatas 3200 mdpl dan durasi perjalanan yang jauh. Resiko tetap saja ada. Dikarenakan oksigen yang semakin menipis. Kondisi Fisik yang ada di ekspek saya sama seperti nanjak gunung di indo. Tetapi tidak, ketika ingin sampai di desa satu, saya harus melewati dua bukit dulu. hmm ~ bayangkan!!! 

Tims & ACAP

TIMS & ACAP

Trekker Management Information System atau disingkat TIMS adalah trekking permit yang harus dimiliki sebelum mulai trekking di Nepal. TIMS bisa di buat Nepal Tourism Board di Kathmandu dan Pokhara atau di travel agent/hotel. Cukup membawa 2 Pas photo ukuran 3X4, mengisi formulir dan membayar 2000 NPR / 20 USD (tergantung kurs NPR terhadap USD). kamu nanti harus mengisi form selengkapnya ya. biar jelas.

Annapurna Conservation Area Project atau disingkat ACAP adalah tiket masuk menuju Annapurna region. Ini juga harus dimiliki sebelum memulai trekking karena jika ketahuan tidak memiliki permit maka akan dikenakan denda 2 kali harga standar. ACAP bisa di buat Nepal Tourism Board di Kathmandu dan Pokhara. Cukup membawa 2 Pas photo ukuran 4X6,  mengisi formulir dan membayar 2000 NPR / 20 USD.
itinerary ke Nepal sudah. Inilah saatnya menggapai mimpi melihat keindahan Himalaya.
Walau.. hanya hingga Poon Hill.  Nantikan kelanjutan kisahnya ya!

 

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *